Bubarin atau format ulang?

2007 April 16
by mardiyansyah

Klo dilihat dari judulnya, kamu pasti udah bisa tebak arah dari postingan ini. Ya benar, ini tentang IPDN (halah sok tahu :D ). Udah banyak blogger yang udah posting tentang kekerasan di IPDN (Google Blog Search udah mengindexnya di sini).

Dari postingan-postingan yang beredar itu, ada dua alternatif yang banyak dipilih: Bubarin aja itu sekolah atau diformat ulang agar kesalahan yang sama tidak terulang. Klo ditanya pendapat saya pribadi tentang hal ini, saya lebih sepakat klo IPDN diformat ulang. Mulai dari nol lagi. Dosen baru, staff baru, mahasiswa baru, dan yang paling penting tanpa senior yang belagu.

Keputusan yang sulit memang, kedua pilihan tadi (bubarkan atau format ulang) sama-sama mempunyai kebaikan dan keburukan. Klo keburukan yang opsi dibubarkan (salah satunya) adalah sarana dan prasarana yang udah dibangun di sana jadi terbuang percuma. Kampusnya kan bagus tuh. Apa setelah dibubarin kita usulkan saja jadi universitas baru? Klo diformat ulang berarti akan ada banyak biaya lagi untuk membenahi sistem.

Bingung ah…

Oiya, dari hasil bllogwalking ada link menarik yang ada baiknya turut kita baca.

  1. IPDN Mania: Blog ini sih katanya buatan anak ipdn untuk mengcounter komentar-komentar (yang dianggap) negatif. Tapi saya heran, klo udah tahu postingannya akan banyak komentar yang mungkin bersebrangan dengan mereka kenapa komentnya di-allow ya? Saya curiga ini perbuatan oknum tertentu yang sengaja bikin kita tambah emosi. Coba klik yang ini
  2. Blog tidak resmi alumni IPDN : keren uey belum posting udah banyak yang komentar.
  3. Friendsternya IPDN-ers : Kamu harus baca yang ini, terutama testimonialnya. Tujuannya agar dapat informasi dari dua arah. Biar lebih objektif gitu. Intinya banyak yang ngasih testi bahwa yang jadi “tukang pukul” hanya sebagian kecil saja, tapi ada beberapa testi yang tetep ngeselin X( .

Terakhir, jangan sampai perhatian kita hanya pada satu masalah ini saja. Masih banyak persoalan bangsa yang masih harus kita benahi bersama.

Link-link lain terkait

 

 

6 Responses leave one →
  1. 2007 April 16

    Terakhir, jangan sampai perhatian kita hanya pada satu masalah ini saja. Masih banyak persoalan bangsa yang masih harus kita benahi bersama.

    kan untuk menyelesaikan sesuatu harus step by step tho?
    berfikir dari yang kecil, yang di depan kita baru masalah yang lebih besar.
    kalau kita melulu memikirkan masalah bangsa ini yang begitu banyaknya sebagai alasan kita lari/tidak mau menyelesaikan masalah yang di depan mata, saya pikir inilah tanda2 kita tak lagi mau berkontribusi.dan masalah bangsa tak akan ada yang selesai satupun.
    selamat beropini.
    cmiiw. ;)

    re from acha :
    kamu itu anto apa selamat? kok selamat beropini, bukan anto beropini.

    *just kidding :) )

  2. 2007 April 17

    @ 1: penyakit amnesia kadang suka kambuh

  3. 2007 April 17

    format ulang?
    ketikkan:
    c:> format c: /s /v

    ixixixi

    re: from acha

    oke dah :)

  4. 2007 April 17

    re-format, jangan pake os ‘windows’ lagi…sekali2 pake yg opensource…biar lebih berwawasan dan bernurani…

    re from acha :
    oke, doain aja moga bentar lagi aq pindah ke mac, dan ngintall linux :)

  5. 2007 April 25

    Format ulang memang bisa juga jadi solusi. Namun biaya format ulang jauh lebih mahal daripada membubarkannya.

    Apa yg harus dilakukan pada fasilitas yg sekarang ada ? Nggak sulit kok, khan bisa disewakan pada siapa yg mau pakai ?
    Negara malah bisa dapat penghasilan tambahan lho.

  6. 2007 May 25

    install ulang jah ..
    sekalian ke format tuh :P

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS