Skip to content

Review Buxfer.com: Online Money Management

Dumb people can’t keep to a budget.
Smart people set a budget and stick to it.
Smarter people don’t need budgets.
~Copy paste dari notes-nya Nadya di Facebook

Sebelum ketemu buxfer.com, saya pakai file spreadsheet biasa lalu beralih GNUCash, sampai akhirnya Deden ngasih tahu adanya website ini lewat salah satu diskusi di Kampung Gajah. Sebenarnya GNUCash sudah lebih dari cukup untuk sekedar catat-mencatat belanja harian. Tapi berhubung saya sering pindah komputer, akhirnya yang paling cocok adalah aplikasi menejemen keuangan secara online yang dapat diakses tanpa perlu komputer khusus.


Ide awal proses catat-mencatat adalah keingintahuan saya akan besaran belanja harian. Pos mana yang paling banyak menghabiskan pemasukan, pos mana yang perlu disubsidi silang, dan pos mana yang sebaiknya dihilangkan. Intinya dengan mencatat, kita jadi mengetahui berapa kebutuhan belanja minimal perbulan. Nah dari sini nanti dapat diatur/direncanakan keuangan selanjutnya. Entah untuk beli notebook, atau buat DP rumah atau buat yang lain. Minimal dengan dicatat, kita jadi mengetahui kemana saja aliran dana dibelanjakan.

Kembali ke buxfer.com, berikut saya list beberapa kelebihannya

1. Registrasinya mudah. Kalau saya registasi via akun Google. Jadi tidak pakai isi formulir macam-macam. Nanti Buxfer akan mengambil informasi saya melalui Google. Kalau belum punya akun Google, bisa juga pakai akun lain, seperti Yahoo, Facebook, AOL, Windows Live, atau OpenID. Kalau ingin registasi seperti biasa juga bisa kok. Tinggal pilih yang mana yang lebih disuka.

2. Buxfer itu sederhana. Tidak perlu mengerti akuntansi untuk dapat mengisinya. Di Buxfer, kita cukup mengetahui apakah ini pemasukan atau pengeluaran. Nanti buxfer akan mencatat berapa totalnya.

3. Reportingnya keren. Ada grafik-grafiknya. Bisa diatur lagi range waktunya. Jadi untuk analisa-nya lebih mantap.

4. Satu fitur lagi yang mungkn bagus -tapi saya belum mencobanya-, yaitu fitur “Budget”. Preview gambarnya sih menarik, dan sepertinya memang layak untuk dicoba.

Oiya, proses catat-mencatat ini memang sangat membosankan. Serius. Terkadang kita lupa hari ini jajan apa, parkir berapa duit, uang tol dlsb. Untuk mensiasatinya, saya membiasakan diri saya utnuk tidak membuang bon.kwitansi sebelum dicatat. Alhamdulillah setelah beberapa bulan berjalan, akhirnya saya tahu bahwa uang parkir sebulan ternyata lebih besar dari pada ongkos untuk beli bensin :D

Demikian review dari saya. Selamat mencoba :)

2 Comments

  1. yg penting juga ada versi mobilenya juga, biar bisa diakses lewat hape.

    Posted on 16-Oct-09 at 6:49 am | Permalink
  2. admin

    yoi yoi, ada versi mobilenya juga.

    Mohon maap baru diapprove, serangan spam mantep bener :D

    Posted on 19-Oct-09 at 11:14 pm | Permalink

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *
*
*